1.
Penemuan Ide
Pada tahapan ini dilakukan penelitian terhadap
kebutuhan pasar dan jenis produk dari proyek yang harus dilakukan.
Ada dua bisnis jasa persewaan yang dikaji dalam
laporan studi kelayakan bisnis ini:
a.
Bisnis persewaan Sepeda
Produk yang akan disewakan adalah Sepeda. Saat ini semakin banyak orang yang bersepeda
baik untuk berolah raga maupun untuk bepergian sehari-hari. Diakhir pekan, orang-orang kini suka
memanfaatkan waktunya dengan olahraga bersepeda. Event – event bersepeda pun
kini semakin banyak bermunculan, baik yang diadakan oleh pemerintah maupun
swasta. Lokasi bisnis yang direncanakan
dekat dengan sekolah maupun kampus seperti Darussalam merupakan tempat yang
strategis dikarenakan banyak pelajar dan mahasiswa yang tinggal tidak jauh dari
tempat mereka bersekolah sehingga diharapkan sepeda dapat menjadi alternative
kendaraan baru yang menyehatkan dan lebih ramah lingkungan. Kita dapat bekerja sama dengan pihak pecinta
alam kampus dan sekolah untuk menggalakkan kampanye ‘bike to school’.
b.
Bisnis persewaan buku dan majalah
Produk yang disewakan adalah berbagai buku cerita,
komik, novel, dan majalah. Produk
tambahan yang dapat dipasar dalam bisnis ini adalah menyewakan dvd, serta
penjualan snack dan minuman ringan bagi pengunjung yang berniat membaca
ditempat. Usaha ini akan berkembang bila
berlokasi di dekat sekolah dan kampus seperti Darussalam karena tak dapat
dipungkiri bahwa pelanggan terbesar bisnis ini adalah pelajar dan
mahasiswa. Di lokasi bisnis dapat pula
diadakan berbagai event-event seperti diskusi buku-buku terbaru atau acara
nonton bareng, sehingga nantinya tempat usaha tersebut sekaligus dapat menjadi basecamp bagi para pecinta komik, novel
maupun film.
2.
Tahap Penelitian
a.
Bisnis persewaan sepeda
Sejauh ini belum ada yang menyewakan sepeda di daerah
Darussalam dan sekitarnya. Sehingga
bisnis ini akan menjadi pelopor bagi bisnis sejenis. Untuk memulai bisnis persewaan ini,
setidaknya diperlukan sepeda sebanyak 15 buah, toko/ garasi untuk menyimpan
sepeda serta peralatan kantor lainnya.
Karenanya setidaknya diperlukan dana sebesar Rp 40,000,000 dengan
rincian sebagai berikut:
-
Sewa tempat/ tahun Rp 5,000,000
-
Pembelian sepeda 15 @ Rp 2,000,000 Rp
30,000,000
-
Peralatan kantor Rp 5,000,000
b. Bisnis persewaan buku dan
majalah
Saat ini ada dua bisnis sejenis di daerah Darussalam
dan sekitarnya yaitu di sisi jalan raya Lamyong serta di belakang fakultas
Ekonomi Unsyiah. Harga yang ditawarkan
untuk sewa buku komik bervariasi sebesar Rp 1000 hingga Rp 2000 tergantung baru
atau tidaknya komik itu diterbitkan.
Begitu pula dengan novel dan majalah yang disewakan sebesar Rp 3,500
hingga Rp8,000 serta dvd yang disewakan sebesar Rp 5,000/keping. Lamanya waktu penyewaan komik, novel, maupun
dvd ditentukan oleh baru atau tidaknya produk tersebut, biasanya untuk produk
baru diberi waktu 3 hari peminjaman sedangkan produk lama diberi waktu 1
minggu. Untuk memulai bisnis ini setidaknya
diperlukan dana sejumlah Rp 13,000,000 dengan rincian berikut:
-
Penyewaan tempat/tahun Rp 5,000,000
-
Pembelian buku baru Rp 2,000,000
-
Pembelian buku lama Rp 0
-
Pembelian rak Rp 1,000,000
-
Pembelian meja dan kursi Rp 2,500,000
-
Pembelian peralatan kantor Rp 2,500,000
3.
Tahap Evaluasi
Evaluasi proyek yang akan didirikan ialah:
a.
Bisnis persewaan sepeda
Untuk mendirikan bisnis ini diperlukan dana yang cukup
besar diawal. Selain itu diperlukan
waktu untuk memperluas relasi dan jaringan dalam mengkampanyekan gerakan ‘bike
to school’ ini karena para pecinta lingkungan di daerah Darussalam belum cukup
signifikan.
b.
Bisnis persewaan buku dan majalah
Usaha sejenis yang telah lebih dahulu berdiri menjadi
ancaman utama bisnis ini. Namun dengan
mengandalkan lokasi yang sesuai, kondisi tempat yang nyaman, serta berbagai
event yang akan diadakan maka ide bisnis ini lebih relevan untuk
dijalankan.
4.
Tahap Pengurutan Usulan yang Layak
Berdasarkan tahapan evaluasi sebelumnya, bisnis
persewaan buku dan majalah lebih menguntungkan untuk direalisasikan
dibandingkan bisnis persewaan sepeda. Hal ini dikarenakan bisnis persewaan buku
dan majalah tidak membutuhkan modal awal yang terlalu besar, telah tersedianya
buku dan majalah lama, serta perputaran kas yang lebih cepat bila dibandingkan
dengan bisnis persewaan sepeda.
5.
Tahap Rencana Pelaksanaan
Bisnis yang akan dijalankan adalah bisnis persewaan
buku dan majalah. Rencana kerja
pelaksanaan pembangunan proyek adalah sebagai berikut.
a.
Jenis pekerjaan
Pembelian sumber
daya
Dana yang tersedia sebesar Rp 15,000,000 akan
digunakan untuk pembelian buku-buku terbaru senilai Rp 2,000,000 guna menambah
persediaan buku-buku lama yang telah tersedia dan sisanya akan digunakan untuk
membeli peralatan pendukung lainnya.
Pemilihan tenaga
kerja
Tenaga pelaksana yang akan digunakan adalah 2 orang
selain pemilik, dimana 1 orang sebagai kasir (pencatat peminjaman) serta 1
orang lainnya sebagai administrator (menginventarisasi dan melakukan perawatan
buku). Kedua pegawai nantinya akan
ditraining penggunaan sistem pencatatan yang digunakan.
b.
Waktu yang dibutuhkan untuk tiap jenis pekerjaan
Pembelian sumber daya dan peralatan, serta persiapan
lokasi penyewaan buku akan dimulai pada bulan November 2013 dan bisnis
penyewaan buku dan majalah akan dapat mulai berjalan pada bulan Januari
2014. Setiap bulannya akan dilakukan
pembelian sumber daya (buku cerita, komik, novel, dvd) senilai Rp 1,500,000.
6.
Tahap Pelaksanaan
Tahapan kajian dalam pelaksanaan bisnis persewaan buku
dan majalah adalah:
a.
Keuangan
Dana investasi awal bisnis persewaan buku dan majalah
disediakan dan selanjutnya akan dikelola oleh pemilik.
b.
Pemasaran
Pemasaran akan dilakukan dengan dua cara yaitu
pemasaran online melalui media sosial nantinya akan menginformasikan tentang
buku-buku dan berbagai kegiatan yang diadakan serta paket promosi langsung
kepada pelanggan berupa gratis peminjaman sesuai ketentuan yang berlaku.
c.
Operasi
Bisnis akan beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00
hingga 18.00 dan setiap bulannya akan dilakukan pembelian untuk memperbarui
persediaan buku.
d.
SDM dan manajemen
Pelatihan dasar tentang sistem pencatatan
yang digunakan, baik dalam menginventarisasi buku maupun catatan peminjaman
pelanggan akan diadakan 2 minggu sebelum pembukaan bisnis sehingga diharapkan
para pegawai telah dapat menguasai sistem tsb saat bisnis dijalankan. Sedangkan manajemen dan keseluruhan
operasional akan dilakukan oleh pemilik sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar